<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Matahari Malam</title>
	<atom:link href="http://anakrongga.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://anakrongga.wordpress.com</link>
	<description>A Message From The Night</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Dec 2011 07:27:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='anakrongga.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/4937ba5e2691d490a6486b4237b4c097?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Matahari Malam</title>
		<link>http://anakrongga.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://anakrongga.wordpress.com/osd.xml" title="Matahari Malam" />
	<atom:link rel='hub' href='http://anakrongga.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Komentar</title>
		<link>http://anakrongga.wordpress.com/2011/09/04/komentar/</link>
		<comments>http://anakrongga.wordpress.com/2011/09/04/komentar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Sep 2011 08:38:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anakrongga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://anakrongga.wordpress.com/2011/09/04/komentar/</guid>
		<description><![CDATA[Surat elektonik notifikasi beberapa kali berbunyi di telepon pintar saya. Namun karena saya masih harus mengerjakan hal lain, saya tunda untuk membukanya. Selain itu, saya pikir, ah..paling juga notifikasi untuk kasih tahu saya kalau ada yang komentar di status facebook atau notifikasi lainnya. Terdengar agak tidak penting. Saya masih asyik dengan kegiatan saya: nonton Kompas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakrongga.wordpress.com&amp;blog=3037936&amp;post=244&amp;subd=anakrongga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Surat elektonik notifikasi beberapa kali berbunyi di telepon pintar saya. Namun karena saya masih harus mengerjakan hal lain, saya tunda untuk membukanya. Selain itu, saya pikir, ah..paling juga notifikasi untuk kasih tahu saya kalau ada yang komentar di status facebook atau notifikasi lainnya. Terdengar agak tidak penting. </p>
<p>Saya masih asyik dengan kegiatan saya: nonton Kompas tv. Tercengang-cengang dengan preview program-programnya. Greeting tokoh-tokoh Indonesia untuk Kompas TV saja sudah menginspirasi, apalagi tayangannya. </p>
<p>14:23. Sudah semakin sore. Waktunya bersiap dan bersegera untuk aktifitas di luar sore ini; fitting baju di penjahit, beribadah minggu di gereja, dan bertemu teman-teman lama sesudahnya. Saya sempatkan diri, berniat menghapus email yang sudah <em>notice</em> saya dari tadi. </p>
<p>Ah, benar kan? Ini ada seseorang yang komentar di status kawan saya, yang beberapa jam yang lalu, saya pun sempat meninggalkan komentar lucu di statusnya, dan menurut saya statusnya pun lucu. Biasanya, kalau ada komentar dari orang lain yang tidak saya kenal, serta merta saya menghapusnya. Sore ini, tergerak saya untuk membacanya. </p>
<p>Teman dari teman saya <em>wrote,</em> &#8220;Hari gini keburu married dan ceroboh memilih istri bisa bernasib spt sodara sepupuku (sepupuku lulusan S3 salah satu universitas di Inggris,), istri berpendidikan tinggi (istri sepupuku = dokter). Sepupuku bela-belain milih istri cewek Indonesia karena dipikirnya setia dan nerimo, eh gak taunya&#8230;Sudah difasilitasi rumah mewah, sedan pribadi, dan uang belanja Rp 18 juta per bulan, eh masih selingkuh juga dengan sopir pribadinya (yang ternyata pacarnya dulu waktu SMA)&#8230;Hm.. Jadi para pria berhati-hatilah, gak semua cewek bertampang alim punya hati yang alim, bisa-bisa tertipu spt sepupuku itu&#8230; PDKT 1 &#8211; 2 tahun belum menjamin bahwa kita mengenal seseorang luar dalam, memilih istri bagaikan membeli kucing dalam karung atau membeli lotere, kalo pas dapat yang pas wajib bersyukur kalo pas dapat yang busuk, berarti &#8220;Anda belum beruntung, silahkan coba lagi&#8230;dan lagi&#8230;dan lagi..dan lagi&#8230; sampek beruntung&#8221; Jadi kalo seorang pria bolak balik ketahuan gonta ganti pacar, belum tentu dia pria playboy, tapi mungkin tiap dapat pacar, si ceweknya ternyata berhati busuk&#8230; *Just my humble opinion*&#8221;</p>
<p>Saya agak tercengang, sedikit tidak terima, dan hampir tergelak sesudah membacanya 3 kali. Apa yang ada di pikiran saudara ini? </p>
<p>Saya pikir, kadang orang Indonesia sendiri tidak tahu apa yang sedang terjadi pada bangsanya. Apakah sesuatu ini benar-benar karakter atau hanya <em>stereotype</em> saja. Termasuk perempuan Indonesia, (yang menurutnya) berkarakter setia dan <em>nerimo</em>. Atau jangan-jangan, dia sedang tidak terima dengan apa yang terjadi pada perempuan Indonesia masa kini? Bukan bermaksud bilang, &#8220;Itu sebaliknya, Bung!&#8221; Karena jelas, saya tidak boleh generalisasi perempuan. Namun, dibalik semua alasan budaya atau <em>stereotype</em> itu, jika sepupu saudara ini memilih sang perempuan dengan alasan karena perempuan Indonesia itu setia dan <em>nerimo</em>, -sayang saya tidak bertemu dengannya sebelum dia menikah- saya pasti akan bilang padanya,&#8221;Itu sama saja kau menikahi pikiran dan keinginanmu sendiri, bukan Mbak dokter itu.&#8221; </p>
<p>Lantas, kembali saya tercengang dengan kata-kata berikutnya, 18 juta per bulan. <em>Hey, ladies.. This is your time!</em> Siapa yang tidak mau punya tas Hermes Birkin bernilai hampir 10 juta dan kau bisa membelinya setiap bulan. Atau sepatu VB yang tiap bulan kau bisa dapatkan dengan model yang sama, namun kau bisa mengkoleksi 12 warnanya dalam setahun. Haha! Tapi, jika itu yang benar terjadi, saya juga tidak jamin kelanggengan hubungan perempuan yang seperti ini dengan pasangannya. Bukan karena dirinya, namun pasangannya telah mengajarkan demikian, &#8220;Bahagiakan dirimu dengan uangku. Aku baru bisa bertemu denganmu Sabtu minggu depan.&#8221; <em>Case closed.</em> Kita semua tahu endingnya. Uang jelas tidak dapat membeli bahkan menyelesaikan apapun!</p>
<p>Ternyata saya tidak berhenti tercengang dengan pemikiran berikutnya, &#8216;memilih istri seperti membeli kucing dalam karung&#8217;. Astaga! Saya hampir tidak bisa berkomentar. Jelas saudara ini, tidak tahu apa yang ia katakan. Saya pun setuju, jika 1-2 tahun penjajakan, tidak menjamin saya akan benar-benar akan tahu seluk beluk pasangan saya. Namun, ketika saya sudah memutuskan untuk menikahinya. Komitmenlah sesudahnya. Tidak peduli karakternya. Lha, kalau karakternya tidak berkomitmen?? Haha! Komitlah pada komitmenmu sendiri, alias, <em>yo trimo en, ngono iku bojomu!</em> Hahahaha.. Lagipula, sungguh, apa yang terjadi pada pasangan kita, secara langsung atau tidak langsung merupakan akibat seperti apa kita perlakukan dia. Kita sendiri adalah jawabannya. Sekali lagi, saya tidak bisa berkomentar tentang pemikirannya yang satu ini. Saya hanya bertanya dalam hati saya, &#8220;Sebenar-benarnya, seperti apa anda memandang dan memaknai kehadiran serta sosok perempuan di dunia?&#8221;</p>
<p>Kemudian, kalimat terakhirnya, *just my humble opinion*. Saya mencari kamus bahasa inggris apa saja, baik buku maupun di telepon saya ini. Dan saya menemukan definisi yang sama: <em>modest, not arrogant, courteously respectful.</em> Setelah mendalami makna ini lamat-lamat. Saya sedikit ragu, apakah kalimat terakhir ini adalah paradoks, ironi, atau yang paling sederhana: salah tulis? </p>
<p>Saya menghela nafas panjang. Saya memilih tidak tersinggung. Tapi cukup tersenyum saja. Saya yakin, proses pembentukan karakter maupun pemikiran seseorang bisa berubah kapan pun, dimana pun. Ah, atau bisa saja, saudara ini sedang membutuhkan pemulihan jiwa karena trauma. </p>
<p>&#8220;<em>Well,</em> jangan sedih, saudara. Hidup tidak seberat yang kau pikirkan. Pakailah semua kacamatamu secara bergantian, dan lihat kembali dunia ini dengan kacamata-kacamatamu itu. Yang akan kau dapati bukan hanya paradoks, ironi atau salah tulis, namun yang akan melebihi semuanya itu.&#8221; </p>
<p>15:30. Ouch! Saya melepaskan 30 menit untuk bersiap-siap. Tapi tak apa, karena saya melepaskannya untuk sesuatu yang membahagiakan diri saya. </p>
<p>*Terima kasih, Mas Sidik untuk statusnya. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anakrongga.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anakrongga.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anakrongga.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anakrongga.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anakrongga.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anakrongga.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anakrongga.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anakrongga.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anakrongga.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anakrongga.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anakrongga.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anakrongga.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anakrongga.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anakrongga.wordpress.com/244/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakrongga.wordpress.com&amp;blog=3037936&amp;post=244&amp;subd=anakrongga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anakrongga.wordpress.com/2011/09/04/komentar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd79d0b2ba5a1a46680b741d3fe02490?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">graceforevah!</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>My Late Birthday</title>
		<link>http://anakrongga.wordpress.com/2011/09/02/my-late-birthday/</link>
		<comments>http://anakrongga.wordpress.com/2011/09/02/my-late-birthday/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Sep 2011 22:30:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anakrongga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anakrongga.wordpress.com/?p=241</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;What?! You have no post on your birthday??&#8221; Bukan tidak ingin menulis tentang bagaimana aku melewatkan perpindahan usiaku. Namun, aku tidak bisa menuliskannya. &#8220;Kenapa??&#8221; Ya.. Karena, I can&#8217;t.. Karena aku pun tidak bisa menggambarkannya pada saat itu. Yang aku ingat hanya.. Hanya.. Ah, I can&#8217;t. &#8220;Come on.. Kamu tidak boleh terlalu tertutup.&#8221; Ini memang terlalu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakrongga.wordpress.com&amp;blog=3037936&amp;post=241&amp;subd=anakrongga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;What?! You have no post on your birthday??&#8221;</p>
<p>Bukan tidak ingin menulis tentang bagaimana aku melewatkan perpindahan usiaku. Namun, aku tidak bisa menuliskannya.</p>
<p>&#8220;Kenapa??&#8221;</p>
<p>Ya.. Karena, I can&#8217;t.. Karena aku pun tidak bisa menggambarkannya pada saat itu. Yang aku ingat hanya.. Hanya.. Ah, I can&#8217;t.</p>
<p>&#8220;Come on.. Kamu tidak boleh terlalu tertutup.&#8221;</p>
<p>Ini memang terlalu privasi. Ya. Aku senang. Jelas. Aku sangat senang mengalami usia ini. Mengalami perpindahannya juga adalah momentum yang tidak pernah aku bayangkan sebelumnya. Terjadi begitu saja. Aku senang.</p>
<p>&#8220;Really??&#8221;</p>
<p>Ya. Sempurna, more than perfect!</p>
<p>&#8220;Sounds good. Kamu sudah mau melanjutkan pekerjaan pagi ini?&#8221;</p>
<p>Yap.</p>
<p>&#8220;Thank&#8217;s, you shared me about it..&#8221;</p>
<p>Yah..</p>
<p>&#8220;Kamu memang sangat tertutup..&#8221;</p>
<p>Aku berbalik, dan menganggap tidak pernah mendengarnya. Ini bukan catatan harian, kan?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anakrongga.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anakrongga.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anakrongga.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anakrongga.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anakrongga.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anakrongga.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anakrongga.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anakrongga.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anakrongga.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anakrongga.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anakrongga.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anakrongga.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anakrongga.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anakrongga.wordpress.com/241/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakrongga.wordpress.com&amp;blog=3037936&amp;post=241&amp;subd=anakrongga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anakrongga.wordpress.com/2011/09/02/my-late-birthday/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd79d0b2ba5a1a46680b741d3fe02490?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">graceforevah!</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mata Matahari, Samesta.</title>
		<link>http://anakrongga.wordpress.com/2011/07/05/mata-matahari-samesta/</link>
		<comments>http://anakrongga.wordpress.com/2011/07/05/mata-matahari-samesta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jul 2011 10:47:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anakrongga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://anakrongga.wordpress.com/2011/07/05/mata-matahari-samesta/</guid>
		<description><![CDATA[Tubuhku sesak berbalut selaput. Sudah cukup bagiku, untuk hanya mendengar saja, untuk hanya meraba perasaanmu saja, untuk kita bicara dari hati. Karena mata yang terbentuk itu, adalah sambung jiwaku denganmu. Paru-paruku terbentur darah menghirup aroma senyawa murni ini. Mereka diluar menjerit, berteriak ini kotor. Tapi aku tahu, sesungguhnya inilah yang murni. Karena apapun yang nista, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakrongga.wordpress.com&amp;blog=3037936&amp;post=237&amp;subd=anakrongga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tubuhku sesak berbalut selaput. Sudah cukup bagiku, untuk hanya mendengar saja, untuk hanya meraba perasaanmu saja, untuk kita bicara dari hati. Karena mata yang terbentuk itu, adalah sambung jiwaku denganmu. </p>
<p>Paru-paruku terbentur darah menghirup aroma senyawa murni ini. Mereka diluar menjerit, berteriak ini kotor. Tapi aku tahu, sesungguhnya inilah yang murni. Karena apapun yang nista, pada hakekatnya adalah suci. </p>
<p>Aku melenguh menyeriap waktu. Ia tidak berperang denganku, sebaliknya, ia menghampiriku dan membisikku keajaiban. Kecelikan ini adalah anugerah. Aku sadar itu. </p>
<p>Aroma dunia ini mengingatkanku pada molekul-molekul pertama perkenalanku denganmu. Kau jelas tidak menjanjikan kebahagiaan. Namun kau menawarkan pertarungan, bukan untuk kematian, melainkan untuk kehidupan. </p>
<p>Pada percakapan terakhir Bapa, ia mengalirkan energi padaku, &#8220;Selalu ada oksigen baru, bagi mata yang dicelikkan, bagi mata yang sesaat lagi akan melihat matahari. Di sanalah, perjuangan dimulai. Terbanglah,Nak. Kibarkan sayapmu. Jangan ragu, rentangkan hingga bumi terbenam. Karena ketahuilah, akulah langitmu.&#8221;</p>
<p>Aku menggeliat telanjang. &#8220;Bapa, aku kini dapat menghitung iris matamu. Ajari aku menghitung debu dan riak ombak dunia&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anakrongga.wordpress.com/237/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anakrongga.wordpress.com/237/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anakrongga.wordpress.com/237/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anakrongga.wordpress.com/237/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anakrongga.wordpress.com/237/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anakrongga.wordpress.com/237/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anakrongga.wordpress.com/237/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anakrongga.wordpress.com/237/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anakrongga.wordpress.com/237/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anakrongga.wordpress.com/237/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anakrongga.wordpress.com/237/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anakrongga.wordpress.com/237/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anakrongga.wordpress.com/237/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anakrongga.wordpress.com/237/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakrongga.wordpress.com&amp;blog=3037936&amp;post=237&amp;subd=anakrongga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anakrongga.wordpress.com/2011/07/05/mata-matahari-samesta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd79d0b2ba5a1a46680b741d3fe02490?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">graceforevah!</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jika Kau Lupa</title>
		<link>http://anakrongga.wordpress.com/2011/07/04/jika-kau-lupa/</link>
		<comments>http://anakrongga.wordpress.com/2011/07/04/jika-kau-lupa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jul 2011 14:38:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anakrongga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://anakrongga.wordpress.com/2011/07/04/jika-kau-lupa/</guid>
		<description><![CDATA[Kalau kau lupa titipkan pesan pada ranting pohon kemboja. Tinggalkan nafasmu pada daun pintu ruang tengah. Agar ketika ku pulang, dengan penat dan kejenuhan hidup, aku dapat menemukannya menggantung di sana, bahwa kau masih ada di sini. Kalau kau lupa tinggalkan sepasang kaos kaki lama di kotak pakaian kotor, tinggalkan saja di lantai kayu kamar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakrongga.wordpress.com&amp;blog=3037936&amp;post=233&amp;subd=anakrongga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau kau lupa titipkan pesan pada ranting pohon kemboja. Tinggalkan nafasmu pada daun pintu ruang tengah. Agar ketika ku pulang, dengan penat dan kejenuhan hidup, aku dapat menemukannya menggantung di sana, bahwa kau masih ada di sini. </p>
<p>Kalau kau lupa tinggalkan sepasang kaos kaki lama di kotak pakaian kotor, tinggalkan saja di lantai kayu kamar kita. Agar ketika ku pulang, dengan harubiru jalanan yang sesak polusi, aku dapat menemukannya di sana, dan meletakkannya di tempat yang seharusnya. </p>
<p>Apalagi yang biasanya kau lupa?<br />
Oya! Kalau kau lupa letakkan kunci rumah pada pinggiran pot bunga, bawalah saja. Karena aku selalu menyiapkan cadangannya. Agar ketika aku sampai lebih dulu, aku bisa menyiapkan secangkir kopi soremu. </p>
<p>Satu lagi, jika kau lupa jalan pulang. Pergilah ke taman tempat kita biasa menghabiskan malam. Aku menunggu di sana, dan akan menghantarmu menuju peraduan. </p>
<p>Jika kau lupa..<br />
Kupastikan aku yang akan menjadi pengingatnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anakrongga.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anakrongga.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anakrongga.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anakrongga.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anakrongga.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anakrongga.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anakrongga.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anakrongga.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anakrongga.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anakrongga.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anakrongga.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anakrongga.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anakrongga.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anakrongga.wordpress.com/233/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakrongga.wordpress.com&amp;blog=3037936&amp;post=233&amp;subd=anakrongga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anakrongga.wordpress.com/2011/07/04/jika-kau-lupa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd79d0b2ba5a1a46680b741d3fe02490?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">graceforevah!</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Air Hujan</title>
		<link>http://anakrongga.wordpress.com/2011/05/17/air-hujan/</link>
		<comments>http://anakrongga.wordpress.com/2011/05/17/air-hujan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 May 2011 17:02:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anakrongga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://anakrongga.wordpress.com/2011/05/17/air-hujan/</guid>
		<description><![CDATA[Air hujan! Air hujan! Bertalu-talu tetesannya jatuhi dahiku. Menancapkan kesedihan karena dingin pada rongga dada begitu menusuk pilunya. Air hujan! Air hujan! Bertalu-talu menetes tidak kenal lelah. Seperti anak manusia yang tidak patah arang untuk mengejar mimpinya, bahkan ketika ia harus terjatuh untuk ke sekian kalinya. Terpeleset licinnya air hujan sendiri. Air hujan! Air hujan! [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakrongga.wordpress.com&amp;blog=3037936&amp;post=229&amp;subd=anakrongga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Air hujan! Air hujan!<br />
Bertalu-talu tetesannya jatuhi dahiku.<br />
Menancapkan kesedihan karena dingin pada rongga dada begitu menusuk pilunya.</p>
<p>Air hujan! Air hujan!<br />
Bertalu-talu menetes tidak kenal lelah. Seperti anak manusia yang tidak patah arang untuk mengejar mimpinya, bahkan ketika ia harus terjatuh untuk ke sekian kalinya. Terpeleset licinnya air hujan sendiri. </p>
<p>Air hujan! Air hujan!<br />
Bertalu-talu jatuh pada jiwa-jiwa merana. Menyebarkan kesejukan, sekaligus dingin yang menusuk tulang. Semua dibuat beku, kaku, kikuk. Sang pecinta kehilangan romantisnya. </p>
<p>Air hujan! Air hujan!<br />
Bertalu-talu jatuh pada wajah seorang anak kecil. Kegirangan atas kedatangannya yang tiba-tiba. Menganggap ia adalah sahabat setia. Membiarkan ia melumuri sekujur tubuhnya. </p>
<p>Air hujan! Air hujan!<br />
Bertalu-talu jatuh dan larutkan prasangka. Kemudian dihanyutkannya menuju pantai, tempat pertemuan terakhir kita. </p>
<p>Air hujan! Air hujan!<br />
Bertalu-talu jatuh tiada jemu.<br />
Air hujan!<br />
Taukah kamu, air hujan!<br />
Hanya melaluimu, aku reguk nafasnya. Air hujan!<br />
Pilu di rongga dada ini, air hujan..<br />
Sampaikan..<br />
Ini tidak sementara.<br />
Air hujan!<br />
Aku hanya ingin melihatnya..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anakrongga.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anakrongga.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anakrongga.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anakrongga.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anakrongga.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anakrongga.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anakrongga.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anakrongga.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anakrongga.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anakrongga.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anakrongga.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anakrongga.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anakrongga.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anakrongga.wordpress.com/229/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakrongga.wordpress.com&amp;blog=3037936&amp;post=229&amp;subd=anakrongga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anakrongga.wordpress.com/2011/05/17/air-hujan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd79d0b2ba5a1a46680b741d3fe02490?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">graceforevah!</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sudah Tiba Saatnya</title>
		<link>http://anakrongga.wordpress.com/2011/05/12/sudah-tiba-saatnya/</link>
		<comments>http://anakrongga.wordpress.com/2011/05/12/sudah-tiba-saatnya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 May 2011 09:51:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anakrongga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anakrongga.wordpress.com/?p=223</guid>
		<description><![CDATA[Sambil terbatuk-batuk seorang teman melangkah masuk. Wajahnya muram, rambutnya terlihat dingin karena udara luar. Terlihat aneh ketika ia tidak menghisap rokoknya. Seperti ikan dalam akuarium keruh. Aku tidak memalingkan pandanganku hingga ia berdiri di depanku. &#8220;Sungguh! Kalo gak perlu banget, mending jangan keluar. Dingin sekali!&#8221; Aku menarik kursi malas di sampingku,&#8221;Duduk sini..&#8221; &#8220;Ada kopi?&#8221; &#8220;Sure.&#8221; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakrongga.wordpress.com&amp;blog=3037936&amp;post=223&amp;subd=anakrongga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sambil terbatuk-batuk seorang teman melangkah masuk. Wajahnya muram, rambutnya terlihat dingin karena udara luar. Terlihat aneh ketika ia tidak menghisap rokoknya. Seperti ikan dalam akuarium keruh. Aku tidak memalingkan pandanganku hingga ia berdiri di depanku.</p>
<p>&#8220;Sungguh! Kalo gak perlu banget, mending jangan keluar. Dingin sekali!&#8221;</p>
<p>Aku menarik kursi malas di sampingku,&#8221;Duduk sini..&#8221;</p>
<p>&#8220;Ada kopi?&#8221;</p>
<p>&#8220;Sure.&#8221; Aku beranjak dari kursiku. Lantai malam ini dingin sekali. Dapur juga jadi lebih dingin dari biasanya.</p>
<p>&#8220;Kamu jadi pergi besok?&#8221;</p>
<p>&#8220;Jadi. Mau nitip sesuatu?&#8221; jawabku sambil meracik kopi kesukaannya.</p>
<p>&#8220;Em.. Apa ya? Ada apa di sana?&#8221;</p>
<p>&#8220;Di sana terkenal..&#8221;</p>
<p>&#8220;Ah! Aku tahu! Gelang kerang-kerang itu ya.. atau, pokoknya jangan makanan, Ah, terserah aja sih..&#8221;</p>
<p>Angin menggertak jendela, membuat kopi ini terasa lebih cepat dingin.</p>
<p>&#8220;Ingat cangkir ini?&#8221; ujarku seraya meletakkannya di pinggir meja.</p>
<p>&#8220;Ya! Ini dari.. dari mana ya?&#8221;</p>
<p>&#8220;Hahahahahahaha.. Jadi nitip apa besok?&#8221;</p>
<p>Seketika aku melihat pandangannya berbeda. Ia menatapku dalam, seperti sedih, atau entah apa. Tangannya merambat di pahaku. Ia mendekat dan menghirup aroma leherku. Aku diam.</p>
<p>&#8220;Kamu akan kembali ke sini, aku tahu itu.&#8221;</p>
<p>Aku tersenyum. Ku kecup pipinya, lantas berdiri mendekati lemari buku.<br />
Aku menatapnya dari sudut ini. Aku tahu bahwa ketika dia tidak begitu peduli dari mana asal kopi itu, tapi aku yakin bahwa ia tahu di mana hatinya berada. Atau ketika ia lebih senang gelang kerang, ketimbang makanan, aku tahu, itu tidak penting.<br />
Aku tahu, suasana emosinya sedang tidak cukup baik malam ini.</p>
<p>&#8220;Ya. Tapi mungkin lama. Aku tidak tahu.&#8221;</p>
<p>Nafasnya tersengal, seperti menahan dingin.</p>
<p>&#8220;Gak apa.. Asal jangan berubah.&#8221;</p>
<p>Matanya membening. Rautnya pedih. Angin terus menggertak jendela. Suaranya berderak-derak menghitung peristiwa jeda ini. Lantai semakin dingin. Aku menatap matanya. Berenang dalam suasana hatinya, yang mungkin tidak pernah lagi akan kualami. Rasanya begitu dalam, hangat, dan perih. Lantas berubah menjadi dingin dan beku.  Aku menghela nafas panjang dan beringsut menuju peraduan. Meninggalkannya sendiri menatap punggungku hilang ditelan bayangan. Sudah tiba saatnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anakrongga.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anakrongga.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anakrongga.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anakrongga.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anakrongga.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anakrongga.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anakrongga.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anakrongga.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anakrongga.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anakrongga.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anakrongga.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anakrongga.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anakrongga.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anakrongga.wordpress.com/223/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakrongga.wordpress.com&amp;blog=3037936&amp;post=223&amp;subd=anakrongga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anakrongga.wordpress.com/2011/05/12/sudah-tiba-saatnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd79d0b2ba5a1a46680b741d3fe02490?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">graceforevah!</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jangan Cepat Kembali</title>
		<link>http://anakrongga.wordpress.com/2011/04/13/jangan-cepat-kembali/</link>
		<comments>http://anakrongga.wordpress.com/2011/04/13/jangan-cepat-kembali/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Apr 2011 02:08:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anakrongga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anakrongga.wordpress.com/?p=209</guid>
		<description><![CDATA[Kabut tidak kelam, namun kelabu. Seperti selembar kelambu di malam pertama. Beraroma ketakutan bercampur geli. Karena perawan selalu ingin tahu. Pagi yang dingin, awan menyelimuti pegunungan di timur sana. Seperti enggan bangkit, ingin terus terlelap dalam dada perawan yang telah diperawani semalam. Aku memandangnya dari selatan sini. Tidak berharap menemukan wajahmu di antara bias matahari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakrongga.wordpress.com&amp;blog=3037936&amp;post=209&amp;subd=anakrongga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kabut tidak kelam, namun kelabu. Seperti selembar kelambu di malam pertama. Beraroma ketakutan bercampur geli. Karena perawan selalu ingin tahu.</p>
<p>Pagi yang dingin, awan menyelimuti pegunungan di timur sana. Seperti enggan bangkit, ingin terus terlelap dalam dada perawan yang telah diperawani semalam. Aku memandangnya dari selatan sini. Tidak berharap menemukan wajahmu di antara bias matahari yang semakin meninggi. Namun sebaliknya; pergilah dan jangan cepat kembali sebelum kau menemukan dirimu di sana, dalam alam yang mengerti kebutuhanmu, karena pulang dengan membawa dirimu seutuhnya adalah titipan semesta.</p>
<p>Perawan bangun dari mimpi lelapnya. Tidak ada lelaki di sampingnya, hanya sebuah pesan beraroma tembakau. Entah sisa sejak kapan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anakrongga.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anakrongga.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anakrongga.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anakrongga.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anakrongga.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anakrongga.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anakrongga.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anakrongga.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anakrongga.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anakrongga.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anakrongga.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anakrongga.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anakrongga.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anakrongga.wordpress.com/209/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakrongga.wordpress.com&amp;blog=3037936&amp;post=209&amp;subd=anakrongga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anakrongga.wordpress.com/2011/04/13/jangan-cepat-kembali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd79d0b2ba5a1a46680b741d3fe02490?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">graceforevah!</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teras</title>
		<link>http://anakrongga.wordpress.com/2011/04/11/teras/</link>
		<comments>http://anakrongga.wordpress.com/2011/04/11/teras/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Apr 2011 03:08:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anakrongga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anakrongga.wordpress.com/?p=203</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Kehidupan memang selalu menempa kita menjadi pribadi baru. Setiap hari kita berubah. Kau sadar itu?&#8221; Suaranya berat, menerpa hujan yang semakin deras turun malam itu. Teras belakang rumah terasa lebih hangat dari hari-hari sebelumnya. Entah karena ada kau di sini, ataulah hanya perasaanku saja. &#8220;Tidak. Kita manusia tidak menyadari perubahan, karena kita begitu mudah beradaptasi, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakrongga.wordpress.com&amp;blog=3037936&amp;post=203&amp;subd=anakrongga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Kehidupan memang selalu menempa kita menjadi pribadi baru. Setiap hari kita berubah. Kau sadar itu?&#8221; Suaranya berat, menerpa hujan yang semakin deras turun malam itu. Teras belakang rumah terasa lebih hangat dari hari-hari sebelumnya. Entah karena ada kau di sini, ataulah hanya perasaanku saja.</p>
<p>&#8220;Tidak. Kita manusia tidak menyadari perubahan, karena kita begitu mudah beradaptasi, sehingga terkadang kita tidak menyadari bahwa alam bawah sadar kita sedang berkompromi pada keadaan.&#8221; Aku meneguk teh hangat yang mulai mendingin. Cuaca memang tidak bersahabat, hujan sepanjang tahun berakibat aku lupa musim. Musim apa ini? Hujankah? Kemaraukah? Musim kawin!</p>
<p>&#8220;Kompromi dengan keadaan? Oh, come on.. Ingat Bi Sri bilang, bukan waktu yang atur kita, tapi kita yang atur waktu. Sama rumusnya ketika kita harus menghadapi keadaan. Cuma sekarang begini saja, ketika kemudian apa yang kau lakukan di luar kesadaranmu, tapi kau menganggapnya ini dalam kesadaranmu, kemudian ketika semua menjadi semakin buruk, kita seringkali menyalahkan keadaan. Gimana? Ingat kemarin kita nonton infotainment? &#8216;Kalau ini memang sudah jalannya, ya saya jalani aja&#8217; Ingat?? Si artis ngomong gitu untuk masalah perceraiannya lho!&#8221; Matanya berbinar, lupa kalau percikan hujan tetesi wajahnnya.</p>
<p>Aku tersenyum kecil, mendekatkan ujung hidungku ke bibirnya. &#8220;Aku suka sekali aroma nafasmu yang begini, ada kopinya, ada tembakaunya, ada.. ngototnya. Hahahahahahaha..&#8221; Dia cemberut, mutung pidatonya dimentahkan. Aku lantas melanjutkan, &#8220;Ah, sekarang kalau aku meninggalkanmu, kemudian kau tanya, &#8216;kenapa?&#8217; lantas ku jawab, &#8216;karena keadaan&#8217;. Lantas kau bertanya kembali, &#8216;keadaan seperti apa?&#8217;, &#8216;Keadaan seperti ini, aku tidak tahan.&#8217; Kau ngotot tanya, &#8216;kenapaa?!!&#8217; aku jawab saja, &#8216;karena aku ingin.&#8217;&#8221;</p>
<p>Kau mendekatkan tubuhmu merapat, &#8220;Karena aku juga ingin. Aku sengaja buat keadaaannya jadi begini.&#8221;</p>
<p>&#8220;Tapi, maaf.. Saya tidak mau dikendalikan oleh keadaan..&#8221;</p>
<p>Kau memelukku rapat. Kita berdua diam. Aku mendengar detak jantungmu berdetak lebih kencang seperti berkata, &#8220;Aku tahu siapa kamu.&#8221;</p>
<p>Hujan semakin deras, dan kita terlelap.</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anakrongga.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anakrongga.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anakrongga.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anakrongga.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anakrongga.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anakrongga.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anakrongga.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anakrongga.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anakrongga.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anakrongga.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anakrongga.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anakrongga.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anakrongga.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anakrongga.wordpress.com/203/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakrongga.wordpress.com&amp;blog=3037936&amp;post=203&amp;subd=anakrongga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anakrongga.wordpress.com/2011/04/11/teras/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd79d0b2ba5a1a46680b741d3fe02490?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">graceforevah!</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>hai,</title>
		<link>http://anakrongga.wordpress.com/2011/03/22/hai/</link>
		<comments>http://anakrongga.wordpress.com/2011/03/22/hai/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Mar 2011 01:22:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anakrongga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anakrongga.wordpress.com/?p=199</guid>
		<description><![CDATA[hai, elang. adakah engkau baik-baik saja di sana?<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakrongga.wordpress.com&amp;blog=3037936&amp;post=199&amp;subd=anakrongga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>hai, elang. adakah engkau baik-baik saja di sana?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anakrongga.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anakrongga.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anakrongga.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anakrongga.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anakrongga.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anakrongga.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anakrongga.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anakrongga.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anakrongga.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anakrongga.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anakrongga.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anakrongga.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anakrongga.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anakrongga.wordpress.com/199/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakrongga.wordpress.com&amp;blog=3037936&amp;post=199&amp;subd=anakrongga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anakrongga.wordpress.com/2011/03/22/hai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd79d0b2ba5a1a46680b741d3fe02490?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">graceforevah!</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Meringkuk</title>
		<link>http://anakrongga.wordpress.com/2011/03/16/meringkuk/</link>
		<comments>http://anakrongga.wordpress.com/2011/03/16/meringkuk/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Mar 2011 13:52:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anakrongga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://anakrongga.wordpress.com/2011/03/16/meringkuk/</guid>
		<description><![CDATA[Cangkang telur ini utuh. Bersih tak bernoda. Aku mengendap-endap meraih menyentuh kulitnya. Aku terlalu asyik berenang, sehingga lupa di mana kuletakkan baju-bajuku. Aku terlalu lama menyelam, sehingga tidak ketemukan kapan laut pasang. Seketika ombak menghantam, menghembuskan tubuhku pada karang-karang tajam. Ia biarkan aku berdarah agar aku ingat sesuatu. Ombaknya menggulung lagi, aku menjerit perih. Goresan-goresan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakrongga.wordpress.com&amp;blog=3037936&amp;post=196&amp;subd=anakrongga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cangkang telur ini utuh. Bersih tak bernoda. Aku mengendap-endap meraih menyentuh kulitnya. Aku terlalu asyik berenang, sehingga lupa di mana kuletakkan baju-bajuku. Aku terlalu lama menyelam, sehingga tidak ketemukan kapan laut pasang. Seketika ombak menghantam, menghembuskan tubuhku pada karang-karang tajam. Ia biarkan aku berdarah agar aku ingat sesuatu. Ombaknya menggulung lagi, aku menjerit perih. Goresan-goresan ini tidak kebal, bahkan aku bertanda. Kali ini, aku dihantar hingga pantai. Aku tidak bisa merasakan di mana aku berada. Aku meraih-raih cangkang telur yang bersih. Keinginan hati menjadi telur kembali. Telanjang meringkuk dalam rongga  yang dingin. Tak bawa apa-apa, karena tak memiliki apa-apa. Aku terlelap dalam dingin, &#8220;Terima kasih,Ombak.. Kau ingatkan aku satu hal, bahwa aku adalah tiada.&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anakrongga.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anakrongga.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anakrongga.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anakrongga.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anakrongga.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anakrongga.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anakrongga.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anakrongga.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anakrongga.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anakrongga.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anakrongga.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anakrongga.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anakrongga.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anakrongga.wordpress.com/196/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakrongga.wordpress.com&amp;blog=3037936&amp;post=196&amp;subd=anakrongga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anakrongga.wordpress.com/2011/03/16/meringkuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd79d0b2ba5a1a46680b741d3fe02490?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">graceforevah!</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
