Pernahkah kamu?


pernahkah kamu mengalami sesuatu seperti ini: kamu harus melakukan sesuatu yang tidak mungkin kamu lakukan, bukan karena ketidakmampuan, tapi karena ketika kamu melakukan itu, kamu merasa seperti bukan kamu,  kamu sedang menjadi orang lain. namun di lain pihak, banyak sekali orang-orang yang mendukungmu untuk melakukannya??

rasanya menyakitkan. memilukan. tidak enak. sama sekali. apalagi ketika orang-orang yang mendukungmu semakin mengejar-mengejarmu untuk melakukannya, dan mereka mulai ngambek karena mereka melihat tidak ada tanggapan yang seperti mereka harapkan. rasanya tidak enak. sungguh.

memang semua pilihan. tapi bagaimana kalau begini. kebijaksanaan macam apa yang harus dipakai. otak sebelah mana yang harus dipakai untuk berpikir? 

memang semua pilihan. dan keputusannya ada di tangan sendiri. namun ketika menentukan keputusan banyak pertimbangan yang harus dibuat. banyak perkiraan yang harus dipikirkan. perasaan yang bagaimana yang harus dipakai untuk berpikir?

jadi semakin kabur definisiku tentang pilihan, tentang keputusan, tentang keinginan, tentang harapan, tentang ambisi, tentang obsesi…

ini sudah ujung januari.

Advertisements

5 thoughts on “Pernahkah kamu?

  1. hhhmm…..seru juga tuh!!!
    kalo aq bisanya langung ambil aja..jalani….meskipun tersiksa dan sepertinya ga berguna…

    tapi suatu saat nanti hal itu pasti akan membuat kita berfikir “wah, untung saya melakukan hal X itu dlu….hmm”

  2. Wah, wah, wah, Agung ini kenapa ya pikirannya selalu selaras dengan pikiran saya? Saya juga mau ngomong begitu. Setuju banget dengan Agung….

    Just do it, Grace, long after today you’ll lock back and be grateful for that “hate to love” experience. No experience is futile.

    Patrisius

  3. hmmm….kalo menurut aku sih, daripada kamu merasa bersalah atau sedih begitu lebih baik dijalani dengan senang aja
    banyak perbedaannya kalo kamu kerja dengan sukarela dengan kamu merasa dipaksa (walau pada kenyataannya demikian)

    aku sendiri sih masi sama sekali tidak dewasa, soalnya aku sendiri sering seperti itu. tapi coba aja deh diterapkan, terasa bedanya (sudah dicoba tapi jangan tanya di mana hehehehe)

    nyu:3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s