Kamu (Harus) Baik-Baik Saja


Aku tidak bisa tidur tadi malam. Sesuatu mengganggu pikiranku.

Pagi hari datang begitu lambat. Kantuk masih menggantung akibat istirahat yang tidak tuntas. Tidak ada pekerjaan yang menanti hari ini. Udara pagi juga harusnya begitu bersahabat. Matahari datang tepat waktu, dia kibaskan senyum ringan untukku. Tapi hati tidak bisa legawa. Sesuatu yang salah telah terjadi.

Detik berlalu datar.
Aku tahu ini. Aku yakin ini. Kamu ada disana, memanggilku dalam gigil malam tadi, menyebut namaku dalam hela nafas yang tersengal, merindu cumbu dalam duka yang gelap.
Aku tidak tahu apa yang terjadi, tapi itu bukan yang baik-baik saja.

Jika saja aku bisa katakan bahwa ini melukakan; merasakan sedihmu sendiri, tanpa bisa berbuat apa-apa.

Advertisements

3 thoughts on “Kamu (Harus) Baik-Baik Saja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s