Musim Semi dan Hujan


Musim semi datang. Hawa dingin hilang.

Hujan pagi ini berbisik di telingaku bahwa rintiknya tidak akan berlangsung lama. Aku beringsut dari ranjangku dan memberanikan diri menyapa langit Xiamen yang sulit ditebak warnanya. Putih, datar tanpa awan, sedikit pucat bahkan. Ah, ini musim semi, dimana semua orang selalu menunggu-nunggu musim ini. Tapi tidak untukku.

Kicau-kicau burung melagu merdu, nada-nadanya bergantung pada serat-serat kulit pohon. Tanah yang basah, dan udara yang lembab. Semua orang senang musim ini, musim kebahagiaan. Tapi untukku, ini adalah musim kehidupan, ketika yang sesuatu baik datang, bukan berarti kesedihan tidak mengikutinya.

Aku meresapi dalam-dalam suara alam pagi ini mengalir melalui rongga-rongga sarafku. Aku biarkan benih-benih musim semi yang terbawa angin tumbuh dalam otakku. Menjadi begitu penting, ketika kata-kata adalah bermakna dan maknanya hanyalah berdasarkan persepsi pikiran saja.

Aku tidak bertanya, apakah burung yang berkicau itu sebenarnya sedang mengeluh atau meminta sesuatu ataukah sedang memuji-muji Penciptanya? Apakah hujan pagi ini pertanda baik untuk kesuburan ataukah pertanda musim panas yang tanpa hujan? Apakah langit putih kelabu ini adalah sesal sang langit kepada bumi ataukah suatu tanda bagi matahari untuk datang kembali esok hari? Disaat seperti ini, bukan pertanyaan yang kita butuhkan, tapi keheningan.

Aku memutuskan untuk tetap menjalani hari ini dengan caraku sendiri, dan meninggalkan kemuraman di teras kamar. Aku tidak gembira, namun aku memiliki pohon yang hijau dalam hati, dan ia sedang bertumbuh. Hidup adalah persoalan mengerti serta memahami, tak perlu sakit hati.

China.2014.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s